Hantaman ombak dari sisi lambung kanan diduga turut menyebabkan Kapal Virgo Transport 8 miring saat berlayar di Laut Jawa pada Minggu. Kapal tersebut mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan informasi mengenai kondisi kapal diperoleh langsung dari nakhoda Virgo Transport 8. Keterangan itu menjadi salah satu bahan dalam operasi pencarian dan pertolongan terhadap para penumpang serta awak kapal.
“Disampaikan oleh nahkoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut,” kata Edy di Jakarta.
Data kapal mencatat 243 orang
Berdasarkan data yang digunakan Basarnas, Virgo Transport 8 membawa total 243 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 213 penumpang dan 30 kru kapal. Data manifes itu menjadi dasar bagi tim SAR untuk menghitung korban yang telah dievakuasi dan mereka yang masih harus dicari.
Dalam laporan lapangan yang diterima hingga pukul 15.30, Edy awalnya menyebut sekitar 113 orang telah dievakuasi. Dari angka tersebut, ia menyampaikan 98 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia.
Basarnas juga merinci kapal-kapal yang membantu menemukan dan mengevakuasi korban. Sebanyak 16 orang berada di TB Mauhaw, terdiri atas 15 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Sementara itu, TB TCP membawa enam orang, yakni satu korban selamat dan lima korban meninggal dunia.
Korban lainnya ditemukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi. KM Haida mengevakuasi 69 orang dalam kondisi selamat. Sebanyak 22 orang selamat yang semula berada di Kapal Nelayan Cahaya Bahari kemudian dipindahkan ke Kapal Intandaya. Satu korban selamat lainnya berada di Kapal Nelayan Sri Asih.
Basarnas kerahkan unsur laut dan udara
Dalam pemaparan berikutnya, Edy menyebut total korban yang telah dievakuasi mencapai 114 orang. Namun, angka korban selamat yang disampaikan tetap 98 orang, sedangkan korban meninggal dunia berjumlah enam orang. Dengan mengacu pada total 243 orang di kapal, Basarnas menyatakan sekitar 129 orang masih dalam pencarian.
“Yang masih dalam pencarian dalam hal ini kurang lebih 129 orang,” ujar Edy.
Operasi pencarian difokuskan pada penumpang dan kru yang belum ditemukan. Basarnas memastikan upaya pencarian serta penyelamatan terus dimaksimalkan dengan mengerahkan seluruh unsur yang telah berada di lapangan.
Tim SAR menggunakan kekuatan dari laut maupun udara untuk memperluas pencarian. Unsur-unsur tersebut juga dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi korban Virgo Transport 8 yang ditemukan oleh kapal-kapal di sekitar lokasi kecelakaan.



