Pada hari Minggu, Presiden Donald Trump mengancam Iran dengan keras, menyatakan bahwa Amerika Serikat akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran pada hari Selasa jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali. Trump menegaskan ancamannya melalui pesan yang dipublikasikan di Fox News, Senin. Dia mengancam Iran dengan konsekuensi berat jika tidak mematuhi tenggat waktu yang ditetapkan. Trump optimis bahwa kesepakatan dapat dicapai dengan Iran sebelum hari berakhir. Jika tidak, Trump menyatakan negaranya akan menyerang infrastruktur penting di Iran. Iran telah memblokir Selat Hormuz, memicu peningkatan harga minyak global. Ancaman Trump menunjukkan keter seriousness, di mana dia siap untuk mengambil tindakan keras jika Iran tidak menyerahkan. Sebelumnya, Trump telah memberikan tenggat waktu 10 hari kepada Iran, mengindikasikan ketegasannya.
Ancaman Serangan Trump ke Infrastruktur Iran: Pembangkit Listrik dan Jembatan





