Fernando Alonso mengecewakan dalam balapan di Zandvoort setelah awal yang menjanjikan. Meskipun memiliki kecepatan yang baik sepanjang akhir pekan, kesalahan strategi dan beberapa kesalahan pribadi membuatnya hanya finis di urutan kedelapan. Aston Martin, meskipun mendapatkan 10 poin, merasa bahwa hasil ini jauh dari harapan. Alonso sendiri merasa frustasi dengan strategi tim, terutama setelah kecelakaan yang mengganggu jalannya balapan. Meskipun mencoba keras untuk finis lebih tinggi, kesalahan-kesalahan selama balapan membuatnya puas dengan hanya meraih poin. Mike Krack, kepala tim, juga mengakui bahwa tim harus menerima hasil balapan apa adanya dan mencari tahu di mana kesalahan-kesalahan terjadi. Meskipun Alonso mengharapkan podium, masalah performa dan kecelakaan rekan setim membuatnya harus puas dengan hasil itu. Persoalan strategi dan aturan teknis dalam balapan juga menjadi kendala bagi performa tim sehingga mempengaruhi hasil akhir balapan Hankook yang dihelat di akhir pekan. Menit-menit teknis selama balapan dan reaksi Alonso terhadap hal tersebut juga menambah aura dramatis dalam balapan itu. Overall, meskipun mengecewakan, balapan di Zandvoort ini tetap menjadi pembelajaran berharga bagi Aston Martin dan Fernando Alonso untuk balapan selanjutnya.
Alonso Marah: Balapan, Dunia, dan Kami





