Aldi Satya Mahendra, pembalap Indonesia yang menjalani musim debut di World Supersport (WSSP) bersama tim Yamaha Blu Cru Evan Bros Racing, mengalami perjalanan yang cukup menantang. Meskipun tidak seberuntung tetangga box-nya, Can Oncu yang berhasil menjadi runner-up kejuaraan, Aldi berhasil finis di posisi P5 dalam Race 1 WSSP Republik Ceko. Namun, musim perdananya harus berakhir lebih awal akibat cedera pergelangan tangan saat latihan, membuatnya absen dalam empat seri terakhir musim tersebut. Meskipun demikian, Aldi masih mampu menduduki peringkat ke-17 setelah mengoleksi 73 poin.
Tak berputus asa, masa depan Aldi di WSSP belum tertutup. Dengan dukungan dari Yamaha, Aldi Satya Mahendra bergabung dengan tim AS Racing yang dipimpin oleh Andrea Quadranti. Sebagai juara WSSP300 2025, Aldi telah mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan tim baru dan motor Yamaha R9. Dengan semangat tinggi, Aldi mengekspresikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang mempercayainya untuk kembali balapan setelah cedera.
Berganti haluan ke tim baru, Aldi akan berbagi garasi dengan Albert Arenas, mantan juara Moto3 2023 yang juga beralih dari Moto2. Kedua pembalap ini memiliki target yang jelas untuk tetap kompetitif dan membangun karier balap yang berkembang. Andrea Quadranti, sebagai pemimpin tim, menyambut baik kedatangan kedua pembalap barunya dan yakin dengan potensi yang dimiliki.
Niccolo Canepa, sebagai Road Racing Sporting Manager Yamaha Motor Europe, memberikan pujian pada Aldi Satya Mahendra dan mengungkapkan harapannya untuk prestasi yang lebih baik di masa depan. Begitu pula dengan Albert Arenas, yang direkrut berkat potensi dan keseriusan yang dimilikinya. Dengan kekuatan line-up yang kuat di AS Racing, Yamaha Motor Europe optimis dengan performa keduanya di WSSP.





