Mencegah tukak lambung selama Ramadan bisa dilakukan dengan penyesuaian gaya hidup dan pola makan. Pengobatan herbal juga memiliki potensi dalam mendukung kesehatan lambung, namun penting untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu. Salah satu pengobatan herbal yang bisa membantu melindungi lapisan lambung dan melawan bakteri penyebab tukak lambung adalah akar licorice. Akar licorice memiliki senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan H. pylori, bakteri penyebab tukak lambung. Untuk penggunaannya, lebih baik menggunakan suplemen daripada permen licorice biasa yang tinggi gula dan bukan licorice asli.
Selain akar licorice, madu juga dapat membantu melawan infeksi H. pylori serta mempercepat penyembuhan lapisan lambung. Konsumsi satu sendok teh madu mentah atau campurkan dengan air hangat saat berbuka dan sahur bisa membantu pencernaan. Bawang putih mengandung alisin dan senyawa antimikroba lain yang kuat, bisa membantu mencegah perkembangan tukak lambung. Mengonsumsi dua siung bawang putih mentah setiap hari di luar jam puasa bisa membantu mengurangi aktivitas bakteri di lambung.
Kunyit juga bisa menjadi pengobatan herbal untuk mencegah tukak lambung. Kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat melindungi lapisan lambung. Kunyit bisa dicampur dengan air hangat dan madu atau digunakan sebagai bumbu masakan. Selain itu, jus kubis dan lidah buaya juga dikenal mampu menenangkan jaringan yang meradang serta mempercepat penyembuhan. Jus kubis kaya vitamin C yang dapat membantu dalam pencegahan infeksi H. pylori, sementara lidah buaya dapat mengurangi produksi asam lambung. Konsumsi jus kubis dan lidah buaya secara teratur dapat membantu dalam mencegah dan menyembuhkan tukak lambung selama Ramadan.
