Demensia adalah sebuah penyakit degeneratif yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, perubahan kepribadian, dan bahkan kehilangan kemandirian. Meskipun risiko demensia cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, penelitian menunjukkan bahwa ada langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengurangi risiko penyakit ini. Menjaga gaya hidup sehat, seperti rutin beraktivitas fisik, menerapkan pola makan sehat, tetap aktif secara sosial, melatih dan menantang otak, serta mengelola kondisi kesehatan dengan baik dapat membantu menjaga kesehatan otak dan mengurangi risiko demensia.
Rutin berolahraga teratur, misalnya, dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otak. Disarankan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu dengan intensitas sedang. Sedangkan, penerapan pola makan sehat seperti diet Mediterania atau diet MIND juga terbukti mendukung kesehatan otak dengan membatasi asupan makanan olahan, lemak jenuh, dan garam berlebih.
Di samping itu, interaksi sosial yang aktif juga berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif. Berhubungan dengan keluarga, teman, atau terlibat dalam kegiatan komunitas dapat membantu mencegah isolasi dan kesepian yang berkontribusi pada peningkatan risiko demensia. Selain itu, melatih otak dengan aktivitas yang menstimulasi, seperti membaca, bermain teka-teki, atau mempelajari hal baru juga dapat membantu memperlambat penurunan fungsi otak.
Terakhir, menjaga kondisi kesehatan dengan baik, seperti mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan diabetes, serta menangani gangguan pendengaran, juga merupakan langkah-langkah preventif yang penting dalam mencegah demensia. Dengan menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten, bukan hanya dapat mengurangi risiko demensia tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia dalam jangka panjang.
