Honda mencatat musim terbaiknya di MotoGP sejak 2019 setelah melalui berbagai tantangan yang dihadapi, terutama oleh cedera Marc Marquez dan penampilan buruk RC213V. Namun, prestasi Honda tidak terlepas dari sistem konsesi MotoGP yang memberikan keuntungan teknis kepada mereka. Meskipun berada di grup D, Honda berhasil melakukan lonjakan signifikan dalam bidang aerodinamika, mesin, dan elektronik. Pada musim 2025, Honda berhasil meraih total 285 poin dalam Kejuaraan Dunia Konstruktor, naik dari posisi terakhir pada tahun sebelumnya. Prestasi tersebut tercapai berkat kerjasama tim dan dorongan dari Luca Marini.
Selain itu, Honda melakukan berbagai uji coba dan pengembangan pada mesin, aerodinamika, sasis, dan elektronik untuk meningkatkan performa RC213V mereka. Pada 2025, mereka berhasil memotong jarak antara pemenang balapan dan Honda RC213V terbaik dari 30 detik menjadi hanya 13,5 detik. Dengan pencapaian ini, Honda berpeluang untuk naik dari grup D ke C dalam sistem konsesi untuk musim balapan mendatang. Meskipun menerima kritik terhadap keputusan strategis mereka, Honda tetap fokus pada tujuan mereka untuk kembali ke puncak.
Manajer teknis MotoGP dari Honda, Mikihiko Kawase, mengakui bahwa 2025 adalah musim yang sangat bagus bagi Honda setelah melalui masa-masa sulit. Upaya tim insinyur dari Jepang dan Eropa, serta kerja sama dengan Romano Albesiano, membantu membawa Honda kembali ke garis depan. Kawase melihat peran penting pengembangan mesin dalam prestasi mereka, serta berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Pada tahun 2026, Honda bertekad untuk terus mengejar prestasi terbaik dan memperkuat posisi mereka di MotoGP. Mereka berharap dapat terus berjuang untuk meraih posisi lima besar dan naik podium secara konsisten.
Tentu saja, Honda masih memiliki tantangan di depan, terutama dengan perubahan peraturan motor yang akan datang pada tahun 2027. Namun, Honda yakin bahwa dengan kerja keras, pengembangan yang efisien, dan fokus pada performa mereka, mereka dapat terus bersaing di kelas utama MotoGP. Tahun 2026 diyakini akan menjadi tahun yang menarik bagi Honda, karena mereka berencana untuk memaksimalkan performa Honda RC213V mereka sebelum beralih ke mesin 1.000 cc pada tahun berikutnya.





