Luca Marini memberikan pujian atas kebangkitan Honda ke konsesi Grup C sebagai pencapaian fantastis setelah mencapai posisi ketujuh di Grand Prix Valencia untuk membantu pabrikan Jepang tersebut. Penampilan Honda tidak hanya terlihat kuat selama akhir pekan dan kualifikasi, tetapi balapan sprint mereka mengalami insiden saat Joan Mir mendorong Marini keluar lintasan. Hal ini membuat Mir mendapat hukuman Long Lap Penalty, sehingga Marini atau Johann Zarco harus finis di posisi ketujuh untuk memajukan Honda dari Grup D.
Meski Zarco juga menerima hukuman yang serupa, Marini berhasil mempertahankan posisinya dengan baik dan meraih posisi yang diperlukan pada lap 22 dari total 27 lap. Marini mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian ini, menyebutnya sebagai pencapaian luar biasa yang menjadi targetnya sepanjang musim. Dia juga menyoroti ketegangan yang dihadapi Honda di Valencia, terutama dalam mengelola ban lunak yang digunakan selama akhir pekan.
Pengurangan uji coba juga menjadi perhatian Marini, yang menyatakan bahwa hal tersebut membantu mengurangi beban kerja bagi seluruh tim, terutama dengan 22 balapan dalam kalender musim. Sementara itu, Mir menyambut baik hasil positif yang dicapai oleh Marini, meskipun tidak merasa lega setelah insiden Sabtu.
Secara keseluruhan, Marini membawa Honda ke luar dari Grup D dengan pencapaiannya di Valencia, mencatatkan penampilan yang solid dan memberikan kebanggaan bagi tim. Hal ini juga dianggap sebagai pencapaian penting bagi Honda di musim tersebut.





