Insinyur Senior Keluar dari Tim Aston Martin F1

by -66 Views

Setelah melewati musim balap yang berat, tim Formula 1 Aston Martin merombak struktur teknisnya. Sejumlah tujuh tokoh senior dipindahkan keluar atau dipindahkan ke divisi teknologi canggih perusahaan. Perombakan ini hasil dari umpan balik dari mitra teknis pelaksana Adrian Newey, yang bergabung dari Red Bull. Aston Martin sebelumnya telah melakukan perubahan besar-besaran, termasuk merekrut Eric Blandin dan Enrico Cardile dari tim lain untuk posisi teknis utama. Namun, merekrut insinyur terkenal bukanlah jaminan kesuksesan karena desain mobil F1 melibatkan proses yang kompleks. Adrian Newey, dengan gaya kerja uniknya, dikenal punya pandangan keseluruhan dan fokus pada area yang sesuai dengan keahliannya. Selain itu, ia menekankan kinerja mobil dan mengharapkan standar yang sama dari rekan-rekannya.

Dalam era pembatasan biaya, Aston Martin juga harus menyesuaikan struktur kepegawaian mereka agar mematuhi aturan. Salah satu aspek utama yang disorot Adrian Newey sebagai kelemahan tim adalah simulator. Oleh sebab itu, Giles Wood dari Red Bull direkrut menjadi direktur simulasi dan pemodelan untuk mempercepat peningkatan di bidang tersebut. Andy Cowell, CEO baru, juga melakukan perubahan struktural yang diperlukan untuk meningkatkan performa tim. Semua perubahan ini telah mendapat respons positif dari pemilik Lawrence Stroll dan membawa fokus pada proyek 2026. Keseluruhan, Aston Martin terus berupaya untuk berubah dari tim yang hanya bertahan menjadi tim yang berpotensi meraih kemenangan.

Source link