Kejuaraan Dunia MotoGP musim 2025 memasuki Grand Prix Malaysia, putaran terakhir di Sepang. Pihak penyelenggara memberikan aturan baru kepada para pembalap terkait perilaku di lintasan. Salah satunya adalah larangan masuk kembali ke trek setelah kecelakaan di akhir sesi latihan atau kualifikasi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi periode bendera kuning pada saat-saat krusial. Penalti yang tidak ditegakkan musim ini akan dikenakan pada putaran pertama musim depan. Selain itu, terdapat peraturan baru terkait pitlane, seperti memberi tanda dengan kaki ketika akan masuk pitlane. Pembalap juga diminta untuk tidak melakukan pemanasan ban dengan zig-zag di pitlane, demi keamanan. Beberapa pembalap seperti Fabio Quartararo menanggapi negatif aturan tersebut, sementara yang lain merasa kurang perlu. Diskusi pun muncul tentang alasan pemanasan ban yang wajib dilakukan sebelum turun ke lintasan. Demikian informasi terbaru dari dunia MotoGP.
MotoGP Larang Pembalap Panaskan Ban dengan Zig-zag di Pitlane





