McLaren memutuskan untuk tidak melakukan upgrade tambahan pada mobil F1 mereka untuk musim 2025 guna membantu Oscar Piastri dan Lando Norris dalam menyaingi Max Verstappen di klasemen pembalap. Performa Norris di Grand Prix Amerika Serikat memberikan kepastian bahwa McLaren perlu berusaha lebih keras. Verstappen berhasil memenangi tiga balapan dari empat dalam waktu singkat, termasuk mendapat poin maksimal di balapan sprint Austin yang menggusur Piastri dan Norris. Kemenangan tersebut membuat Verstappen kembali bersaing merebut gelar juara, di mana ia hanya terpaut 40 poin dari Piastri dengan lima balapan tersisa. Sementara Norris sendiri tertinggal 14 poin dari Piastri.
McLaren memutuskan untuk menghentikan pengembangan pada mobil F1 2025 lebih awal jika dibandingkan dengan Red Bull dan Mercedes. Hal ini berarti Piastri dan Norris tidak akan mendapatkan upgarde baru untuk sisa balapan. Bos tim McLaren, Andrea Stella, secara tegas menyatakan bahwa tidak akan ada suku cadang baru untuk Piastri dan Norris pada musim ini. Meskipun demikian, Stella melihat perkembangan positif di Austin di mana kecepatan Norris cukup mengesankan dan setara dengan Verstappen. Namun, usaha Norris untuk meraih kemenangan gagal setelah dihadang oleh Charles Leclerc di awal balapan.
Kendati demikian, Stella tetap yakin dengan kecepatan McLaren, meskipun mereka kesulitan menyiapkan kendaraan mereka setelah terlepas dari balapan sprint Sabtu sebelumnya. Selain itu, McLaren dan Norris juga tidak memiliki data yang cukup dari sprint race untuk membantu persiapan mereka. Meski demikian, Stella optimis bahwa tim memiliki potensi untuk bersaing dan meraih kemenangan. Selain itu, ia menyadari bahwa masih ada ruang untuk peningkatan performa mobil. Dengan demikian, McLaren tetap berharap dapat bersaing dengan Red Bull dan Mercedes dalam sisa balapan musim ini sehingga dapat meningkatkan posisi Piastri dan Norris di klasemen pembalap. Seperti dilansir dari Motorsport.com.





