Pecco Bagnaia melalui akhir pekan yang sulit dalam balapan MotoGP 2025 di Indonesia pada Minggu lalu. Performa buruknya terjadi setelah hasil positif di Grand Prix Jepang sebelumnya, di mana dia meraih dua kemenangan. Namun, di trek Mandalika, Bagnaia mengalami kegagalan yang signifikan, finis di posisi terakhir dalam Sprint Race dan mengalami kecelakaan aneh saat balapan panjang. Kontroversi muncul setelah komentarnya terhadap tim Ducati, mempertanyakan kualitas teknis motor yang digunakan. Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, berbicara tentang situasi Bagnaia dan menyangkal rumor mengenai penggunaan mesin lama oleh pembalap tersebut. Tardozzi juga menunjukkan upaya tim Ducati untuk melindungi Bagnaia dalam situasi sulit, baik secara emosional maupun teknis. Meskipun penampilan buruk di Indonesia, tim Ducati optimis untuk tampil lebih baik di Phillip Island dan menegaskan bahwa Bagnaia menggunakan mesin GP25 sesuai aturan homologasi yang berlaku.
Ducati Berkomitmen Melindungi Bagnaia di MotoGP





