Kemenangan di kelas LMGT3 tidak hanya didapat dengan kerja keras, tetapi juga faktor keberuntungan. Tim AF Corse 54 harus menyerahkan trofi tercepat kepada United Autosports 95 setelah mendapatkan penalti lima detik. Balapan di Circuit of The Americas (COTA) menjadi tantangan dengan hujan yang membuat Safety Car (SC) harus dipakai selama satu jam. Race Director WEC, Eduardo Freitas, akhirnya menghentikan balapan dengan status red flag.
Darren Leung dari United Autosports 95 berhasil memimpin balapan setelah dua pembalap di depannya masuk pit saat Safety Car. Taktik menghemat bahan bakar membantu rekan setimnya, Sean Gelael dan Marino Sato, untuk mempertahankan posisi podium. Meskipun Sato mengalami kendala sulit mengejar pesaing, ia berhasil naik ke posisi kedua setelah memilih ban kering.
Pada akhirnya, AF Corse 54 mendapat hukuman karena melakukan pelanggaran di trek, membuat Sato dari United Autosports 95 menjadi pemenang. Kemenangan ini sangat berarti bagi Sean yang telah meraih lima kemenangan di WEC, termasuk di kelas LMGT3. Darren Leung juga merasa senang dapat membantu tim dan memberikan kontribusi strategis dalam meraih kemenangan. Semua pihak dalam tim merasa bangga atas kemenangan ini serta kerjasama yang mereka lakukan selama perlombaan.





