Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena mereka sebagai wakil rakyat belum bisa bekerja secara maksimal. Permintaan maaf ini disampaikan saat Puan melayat ke rumah duka Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal setelah dilindas oleh kendaraan taktis Brimob. Puan menjelaskan bahwa anggota DPR akan melakukan evaluasi dan introspeksi diri, serta berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi masyarakat guna membangun bangsa. Ia juga meminta maaf kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan dan mendoakan agar keluarga tersebut diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Keluarga Affan Kurniawan tewas saat terlibat dalam demo di DPR yang berujung ricuh pada tanggal 28 Agustus 2025. Total tujuh anggota Brimob diamankan dalam peristiwa tersebut, dan mereka diproses oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri karena melanggar kode etik profesi kepolisian.
Evaluasi Kinerja Wakil Rakyat: Permintaan Maaf Puan





