Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil pendekatan proaktif untuk mempromosikan ketenagakerjaan lokal dengan merekrut pekerja untuk Unit Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari individu-individu yang berada dalam kemiskinan ekstrim dan umum. Redy Hendra Gunawan, Staf Khusus BGN, mengungkapkan bahwa setidaknya 30% personil di setiap SPPG akan dipilih dari rumah tangga kurang mampu, sesuai dengan arahan Presiden untuk memastikan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) memberikan kontribusi pada penciptaan lapangan kerja. Saat ini, terdapat 2.378 unit SPPG yang didirikan dalam kemitraan dengan 6.076 lembaga ekonomi lokal, dan 93.572 anggota masyarakat menjadi relawan dalam program tersebut. Program MBG telah memberikan manfaat kepada lebih dari 7,4 juta individu di seluruh Indonesia, termasuk pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan, ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lainnya. Untuk memperluas jangkauan program ini, BGN berencana meluncurkan 2.401 unit SPPG tambahan dalam 10 hari ke depan, dengan tujuan melayani sekitar 15 juta penerima manfaat. Inisiatif ini menunjukkan upaya besar untuk mendukung daya serap tenaga kerja dan memenuhi kebutuhan gizi di komunitas kurang mampu.
Strategi Rekrutmen MBG Nutrition Program: BGN’s Terbaik

