Indonesia Kembali Mencuri Perhatian sebagai Angkatan Laut Terkuat
Sabtu, 26 Juli 2025 – 01:00 WIB
Indonesia kembali mencuri perhatian dunia lewat capaian mengejutkan di sektor militer. Berdasarkan data terbaru dari World Directory of Modern Military Warships (WDMM), Angkatan Laut Indonesia menempati posisi keempat sebagai yang terkuat di dunia. Fakta ini makin mencengangkan karena Indonesia tidak memiliki satupun kapal induk, aset yang biasanya menjadi simbol kekuatan maritim suatu negara. Tapi bagaimana Indonesia bisa menembus posisi elite tersebut?
Pemeringkatan oleh WDMM tidak semata-mata berdasarkan jumlah kapal induk, melainkan menggunakan metrik khusus bernama TrueValue Rating (TvR). TvR dirancang untuk memberikan penilaian yang lebih objektif terhadap kekuatan tempur angkatan laut suatu negara, termasuk jumlah dan jenis aset, struktur armada, serta kesiapan personel. Dengan pendekatan ini, Indonesia mampu menyalip negara-negara besar seperti Jepang, India, dan Korea Selatan dalam peringkat kekuatan maritim global.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menempati posisi keempat. Dengan 243 unit aset tempur laut (termasuk 4 kapal selam dan 209 unit Fleet Core) serta 30 unit armada amfibi, TNI AL mengalami perkembangan pesat. Meskipun belum memiliki kapal induk, armada Indonesia dinilai kuat dalam menjaga keamanan maritim dan meningkatkan proyeksi kekuatan di perairan Nusantara. TNI AL diperkuat oleh sekitar 66.034 personel.
Meski tidak mengoperasikan kapal induk seperti negara lain, TNI AL unggul dalam jumlah fregat, korvet, dan kapal pendarat amfibi. Armada ini cocok dengan geografi Indonesia yang berbentuk kepulauan dan menuntut kecepatan serta fleksibilitas dalam operasi maritim. Keberhasilan ini juga tak lepas dari upaya modernisasi militer yang terus dilakukan pemerintah, baik dalam bentuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) maupun pelatihan personel.





