Enea Bastianini masih menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan motor KTM di MotoGP 2025. Meskipun telah menunjukkan beberapa kemajuan, misalnya di Mugello, namun pembalap Italia ini masih belum sepenuhnya merasa nyaman. Meskipun demikian, di balapan terakhir di Assen, dia berhasil mendapatkan posisi terbaik musim ini dengan finis di urutan kesembilan setelah memulai dari posisi ke-20. Meskipun demikian, Bastianini masih menyampaikan kesulitan yang dihadapinya dengan RC-16, terutama dalam tikungan cepat. Dalam upaya untuk memahami masalah tersebut, pembalap Tech3 ini tentu berharap bisa menemukan solusi dalam sesi Warm Up berikutnya.
Meskipun mengalami kesulitan, Bastianini tetap menunjukkan peningkatan dalam perlombaan panjang, meskipun masih merasakan kendala dalam mengendalikan motornya. Masalah krusial yang dihadapi pembalap #23 ini adalah kesulitan dalam perubahan arah saat ada rider di depannya, yang membuatnya kehilangan waktu yang berharga. Meski begitu, Bastianini menyatakan bahwa perasaannya di atas motor semakin membaik, meskipun masih ada aspek yang perlu diperbaiki. Selain itu, pembalap ini juga mengungkapkan bahwa masalah yang dialaminya tidak hanya terjadi di trek seperti Assen, tetapi juga di sirkuit lainnya.
Dengan berbagai halangan yang dihadapi, Enea Bastianini terus berusaha untuk menyesuaikan diri dengan motor KTM dan memperbaiki performa balapannya. Dengan dedikasi dan kerja keras, pembalap Italia ini berharap bisa mengatasi kendala yang dihadapinya dan memberikan penampilan terbaik di MotoGP 2025.





